Home > Catatan Harian > Tarawih di Sirongge Pondok Karangtengah Cilongok

Tarawih di Sirongge Pondok Karangtengah Cilongok

Waktu menunjukan jam 17.15, mufid segera meluncur dari cilongok (pasar) ke arah utara barat untuk sampai di karang tengah, tempat sedulur tuane (hehe… sudin maksude). Lalu lintas di jalan raya cilongok sangat ramai. Karena mungkin banyak orang yang pulang kerja dan ngabuburit. Aku mampir dulu ke ATM BRI bwt nambah bekal, soale persediaan menipis. Setelah dari BRI Cilongok segera menuju ke arah utara yang ke pondok pesantren an-najah cilongok. Suasana hampir maghrib. Sudah ndak begitu banyak orang di jalan namun jalan masih lumayan rame. Melewati jalur ke pondok an-najah terus sampai ke Panembangan, terus melaju kebarat melewati stasiun karang tengah tanpa berhenti langsung menuju dukuh sirongge karang tengah.

Suasana beberapa menit lagi jam berbuka puasa sehingga terlihat beberapa orang di jalan menyiapkan berbuka puasa. Karena cape nulis sampai juga akhirnya di rumah sudin. Sebelah barat masjid sirongge. Alhamdulillah sampai di lokasi segera terdengar suara adzan maghrib tanda berbuka puasa. Sms pun dari sahabat muncul di inbox walau sekedar ngucapin met berbuka. Segera masuk rumah dan air rucuh mbawang sudah siap untuk di santap. Terlebih dahulu membatai pakai air putih. Dan langsung hajar tuh rucuh mbawangnya. Alhamdulillah aku berbuka karena nikmatMu ya Alloh. Sudin pamit mandi, dan aku menuju surau kecil di barat rumahe sudin. Aku ambil air wudhu dan menyusul sholat maghrib. Pasca sholat, dzikir dan berdoa. Terus di tanyain tuh sama jamaah. Orang mana dan mau kemana. Setelah di jawab eh malah di suruh ikut buka bareng di rumahnya. Ya saya ucapkan terima kasih aja, karena ndak enak juga sich. Hehe…

Sholat sudah selesai dan sudin pun sudah selesai mandi dan sholat magrib. Segera kami menyantap makan yang bersahaja namun sungguh sangat nikmat sekali. Lah ndak saya ceritain laukny apa, mbok pada iri sich…. hehe…. setelah selesai kami memperbaiki printer MP 258 yang katanya yang item ndak mau ngeprint. Dengan sedikit gerakan tangan sakti mufid, hehehe….. akhirnya bisa berjalan ngeprint. Namun hasilnya belum memuaskan, karena masih ada yang ndak ngeprint maksimal. Beberapa kali di coba eh ternayata dah masuk sholat isya. Jadi berhenti dulu dech dandan printere. Terus datang temen sudin langsung ngajak traweh di pondok karangtengah. Segera ku ambil air wudhu dan menuju pondok pesantren.

Suasana khas pondok yang damai terlihat banyak santri putra pada bersiap untuk sholat isya dan tarawih, setelah semua berkumpul, mulailah sholat di malam yang ke 18 di bulan ramadhan itu. Ini sholat tarawih jamaah ke dua saya di bulan ramadhan (hehe…. biasanya sholate munfarid sich).

Suara tartil yang indah membuat aku betah untuk mengikuti sholat tarawih, tanpa terasa pukul 20.00 dan selesai juga untuk rekaat yang ke 20. Setelah selesai langsung bubar… hehe… disini bukan bubar untuk keluar majlis, tapi untuk ngambil kitab suci Al-Quran, mereka bersama-sama tadarus Al-Quran. Dan tanpa rasa malu aku pulang dulu sama sudin (rai gedeg sich… ).

Nyampe di rumah segera melesaikan tugas printernya, dan begitu banyak kegagalan namun tetap mencoba sampai pada akhirnya dah cukup maksimal hasil print nya. Tanpa basa-basi segera aku pamitan untuk pulang. Daaahh…. Wassalam.

  1. Arie Phony
    20 January 2012 at 08:51

    Mufid & Sudin……sdkt2 aq tw crta ttg persahabatan kalian…:)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: